• Tue. Sep 26th, 2023

    Arenasumbar.com

    Arena Olahraga Sumatera Barat

    Indonesia dan Prancis membahas peluang kerja sama pertahanan dan pertukaran teknologi.

    Byselasa

    Jul 22, 2023

    Jakarta – Pada pertemuan 2+2 di Paris, Prancis, Jumat lalu, pemerintah Indonesia dan Prancis memutuskan untuk mencari cara untuk bekerja sama di bidang-bidang seperti pertahanan, keamanan, dan transfer teknologi pertahanan.

    Menteri Luar Negeri Retno Marsudi dan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto berbicara atas nama pemerintah Indonesia pada pertemuan tersebut. Menteri Luar Negeri Catherine Colonna dan Menteri Angkatan Bersenjata Sébastien Lecornu berbicara atas nama pemerintah Prancis.

    “Pertemuan dua lawan dua berjalan dengan baik. Hubungan kita dengan Prancis, terutama di bidang pertahanan, adalah yang terbaik selama beberapa dekade,” kata Prabowo dalam pernyataan yang dikonfirmasi oleh Brigjen Edwin Adrian Sumantha, Kepala Biro Humas Sekretariat Jenderal Kementerian Pertahanan.

    Prabowo mengatakan kepada Presiden Joko Widodo bahwa Prancis dan Indonesia harus lebih banyak bekerja sama di bidang pertahanan. Ini termasuk program untuk berbagi teknologi dan membeli peralatan militer.

    Maka, dalam pertemuan itu, Menkeu mencari cara untuk meningkatkan kerja sama militer, terutama di bidang pendidikan, pertukaran tentara, dan latihan bersama.

    “We are pleased with this meeting very much. We anticipate highly fruitful future strategic partnership,” he said.

    The 2+2 meeting in Paris, according to a separate statement from the French Embassy in Indonesia, demonstrated that the two nations share the same goals and aspirations.

    Given that the two nations have a strategic alliance that dates back to 2011 and an action plan for the partnership for the years 2022–2027, the French government sees the meeting as a chance to strengthen collaboration in a number of areas.

    The statement also listed a number of 2+2 meeting topics. The two nations also addressed legal frameworks to deepen partnerships and cooperation programs as well as to extend cooperation in the maritime sector, disaster management, cybersecurity, and handling transnational crimes. This is in addition to cooperation in defense, technology, and industry.

    The ministers also addressed how to work together to keep the Indo-Pacific region peaceful and stable.

    Indonesia’s leadership in the ASEAN in 2023 was also emphasized at the summit.

    Baca lebih banyak berita

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *